Tim PkM Dosen Pariwisata USM Beri Pelatihan di Desa Wisata Pudak Payung Kota Semarang

SEMARANG (Ampuh.id) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen Prodi S1 Pariwisata USM mengadakan Pelatihan Merangkai Potensi Pudak Payung Menjadi Paket Wisata Terintegrasi, Jumat (12/6/2026).

Tim PkM Pariwisata USM terdiri atas Ketua, Faisal Yusuf, Urania Heptanti, Desika Nur Jannah, dan Qurinta Shinta.

Kegiatan tersebut didukung oleh LPPM Universitas Semarang dan diikuti oleh 15 Pokdarwis Pudak Payung.

Ketua PkM USM, Faisal mengatakan, pelatihan itu memberikan manfaat bagi berbagai pihak yang terlibat, baik mitra, mahasiswa, maupun institusi perguruan tinggi mengenai Pengembangan Paket Wisata dalam pengelolaan desa wisata, khususnya dalam penyusunan paket wisata edukatif terintegrasi, penguatan kolaborasi antar pengelola spot wisata, serta tersedianya standar operasional prosedur (SOP) pelayanan wisata sederhana sebagai pedoman bersama.

Selain itu, mitra memperoleh paket wisata siap jual dan peningkatan kemampuan promosi melalui digital storytelling, yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik destinasi dan memperluas jangkauan pasar wisata.

”Kami merancang pelatihan ini untuk membekali mitra dengan penyusunan paket wisata edukatif terintegrasi, penguatan kolaborasi antar pengelola spot wisata, serta tersedianya standar operasional prosedur (SOP) pelayanan wisata sederhana sebagai pedoman bersama,” ujar Faisal.

Pelatihan tersebut melibatkan mahasiswa Pariwisata USM, Ibnu Dwi Setioko dan Evita Aminati. Mereka membantu mendokumentasikan jalannya kegiatan pengabdian terkait Paket Wisata Edukatif Terintegrasi.

Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan berlangsung. Banyak pertanyaan diajukan, baik terkait paket wisata edukatif terintegrasi maupun SOP nya yang dijawab secara mendalam oleh para pemateri.

Ketua Desa Wisata Pudak Payung (Semarang), Muhammad memberikan apresiasinya atas pelatihan ini.

”Pelatihan ini sangat membantu mitra/ Desa Wisata Pudak Payung kami untuk mengetahui lebih dalam tentang penyusunan penyusunan paket wisata edukatif terintegrasi. Kami berharap mereka mampu menerapkan ilmu ini lebih dalam untuk setiap melaksanakan praktik mereka ke depan,” tuturnya.

Dia berharap, melalui kegiatan tersebut mitra/Desa Wisata Pudak Payung dapat meningkatkan pengetahuan mengenai penyusunan paket wisata edukatif terintegrasi di Desa Wisata Pudak Payung dan meningkatkan daya tarik serta kunjungan wisatawan. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *