Bawaslu Kota Semarang Gandeng DPRD, Ajak Warga Aktif Kawal Integritas Pemilu

SEMARANG (Ampuh.id) – Bawaslu bersama DPRD Kota Semarang kembali hadir dalam kegiatan diskusi publik Pemilihan Umum (Pemilu) yang kali ini digelar di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang.

Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat Kelurahan Bulusan, antara lain Karang Taruna, PKK, LMPK, serta perwakilan RT dan RW setempat.

Diskusi Publik ini menjadi ruang dialog antara penyelenggara Pemilu, legislatif, dan masyarakat guna memperkuat kesadaran kolektif dalam mencegah potensi pelanggaran Pemilu serta mendorong pengawasan partisipatif di tingkat akar rumput.

Hadir sebagai narasumber, Moh Rodhi, Anggota Komisi A Fraksi Partai Nasional Demokrat DPRD Kota Semarang.

Ia menyampaikan pentingnya pemilu bagi kehidupan berbangsa dan bernegara serta menekan bahwa Pemilu adalah fondasi utama demokrasi.

“Pemilu adalah sarana vital untuk menyuarakan kehendak rakyat, sehingga penting bagi setiap warga negara untuk memanfaatkan hak pilih dengan bijak dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa,” ujar Moh. Rodhi.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Semarang, Maria Goreti Jutari Risma Hanjayani, menegaskan masyarakat memiliki posisi strategis dalam menjaga integritas pemilu.

“Kehadiran masyarakat dalam dinamika penyelenggaraan Pemilu sangat penting, bukan hanya sebagai pihak yang dilindungi hak konstitusionalnya tetapi juga sebagai pengawal integritas Pemilu itu sendiri,” ungkap Maria.

Dirinya juga menambahkan Bawaslu Kota Semarang menyediakan berbagai wadah partisipasi yang dapat diikuti masyarakat, seperti Pendidikan Pengawasan Partisipatif dan Forum Warga Pengawasan Partisipatif.

“Bawaslu juga mempunyai banyak kegiatan yang bapak/ibu atau mas/mbak ikuti, seperti pendidikan pengawasan partisipatif, forum warga pengawasan partisipatif, atau nanti bisa ikut sebagai pengawas pemilu di tahun selanjutnya. Kalau bahasa Inggrisnya, come join us,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran bersama bahwa Pemilu adalah milik kita bersama, sehingga menjaga pemilu bukan hanya menjadi tugas Bawaslu ataupun pemerintah, melainkan setiap elemen masyarakat. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *