Gerakan Menulis Akbar Temanggung Dapat Dukungan Penuh dari Bunda Literasi Panca Dewi
TEMANGGUNG (Ampuh.id) – Gerakan Menulis Akbar yang digagas Forum Pena Guru Literasi (FPGL – PGRI) Kabupaten Temanggung mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Bunda Literasi Kabupaten Temanggung, Panca Dewi,S.H. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi pengurus FPGL-PGRI di Pendopo Pengayoman, kediaman Bunda Literasi Temanggung, Kamis siang (11/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Forum Pena Guru Literasi (FPGL-PGRI ), Ugi Utami, S.Pd., M.Pd., memaparkan berbagai program kerja FPGL-PGRI tahun 2026. Salah satu program unggulan yang akan dilaksanakan adalah Program GEMA Temanggung, yang melibatkan Guru,Kepala Sekolah,Pengawas dan Murid dari seluruh satuan pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga serta Kementerian Agama Kabupaten Temanggung.
Program tersebut akan diwujudkan melalui Gerakan Guru Menulis (GGM) dan Gerakan Murid Menulis (GMM) sebagai upaya memperkuat budaya literasi di lingkungan pendidikan.
Menurut Ugi Utami, menulis merupakan sarana penting untuk mengabadikan gagasan sekaligus menebarkan inspirasi kepada masyarakat.
“Menulis bukan sekadar merangkai kata, tetapi mengabadikan gagasan, menyalakan inspirasi, dan menebarkan manfaat bagi sesama. Forum Pena Guru Literasi hadir sebagai wadah bagi para pendidik dan pegiat literasi serta pemerhati pendidikan untuk terus berkarya, berbagi, dan menggerakkan budaya baca tulis di tengah masyarakat,” ujarnya.
Bunda Literasi Kabupaten Temanggung, Panca Dewi, yang juga istri Bupati Temanggung Agus Setiawan SE menyambut baik program tersebut. Menurutnya, Gerakan Menulis Akbar merupakan langkah positif yang mampu menumbuhkan budaya literasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Temanggung.
“Saya sangat mendukung program ini. Kegiatannya sangat bagus dan luar biasa. Saya sangat terbuka untuk membantu. Selagi mata masih bisa melihat dan kaki masih bisa bergerak, saya akan selalu mendukung kegiatan literasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Panca Dewi.
Dukungan serupa juga disampaikan Ketua PGRI Kabupaten Temanggung, Noor Akhlis SH SPd MPd. Ia menilai keberadaan FPGL menjadi energi baru bagi gerakan literasi di Temanggung.
“Dari lereng Sindoro-Sumbing, dari ruang-ruang kelas, dari komunitas dan perpustakaan, kami mengukir jejak literasi melalui tulisan yang mencerahkan. Dengan semangat kolaborasi, kreativitas, dan pengabdian, FPGL dimana saja siap melahirkan karya-karya terbaik yang menginspirasi anak bangsa,” ungkap Akhlis.
Pada kesempatan yang sama, aktivis FPGL, Wiwik Hartati, menyampaikan harapan agar Bunda Literasi Temanggung turut berkontribusi dalam gerakan menulis tersebut melalui karya tulis berupa puisi maupun cerpen yang nantinya dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dan pelajar di Kabupaten Temanggung.
Audiensi berlangsung dengan hangat, penuh semangat kebersamaan, dan kekeluargaan. Selain Ugi Utami dan Noor Akhlis, turut hadir dalam pertemuan tersebut Wiwik Hartati SPd, Beti Suryandari SPd MPd selaku Pengawas Sekolah, Dewi Mareta Wati MPd, selaku Kepala Sekolah, serta Indaryati SPd yang menjabat sebagai Sekretaris FPGL.
Melalui dukungan dari berbagai pihak, FPGL- PGRI optimistis Gerakan Menulis Akbar Temanggung dapat menjadi tonggak penting dalam membangun budaya literasi yang kuat dan berkelanjutan. Gerakan ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak penulis dari semua kalangan pemerhati pendidikan di Temanggung dan Jawa Tengah melalui karya-karya literasi yang berkualitas.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dengan buku antologi hasil Writing Project #1 yang telah dilaksanakan di Tahun 2025. (*)


