Rakor Pra Kongres Lindu Aji Tetapkan Septian dan Fauka sebagai Kandidat Pimpinan
SEMARANG (Ampuh.id) – Rapat Koordinasi (Rakor) Pra Kongres Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji secara resmi menetapkan dua figur utama yang akan mengisi bursa kepemimpinan organisasi pada periode mendatang, yakni Septian Fajar Putra Ikhwan Ubaidillah dan Fauka Noor Farid.
Penetapan tersebut menjadi bagian dari proses konsolidasi internal organisasi yang selama ini konsisten mengawal nilai budaya, kearifan lokal, dan penguatan karakter kebangsaan.
Forum Rakor melibatkan pengurus pusat dan daerah untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan berjalan terarah dan solid.
Dalam forum tersebut, Septian ditetapkan sebagai calon Ketua Umum DPP Lindu Aji, sementara Fauka dipercaya maju sebagai calon Ketua Dewan Pembina.
Keduanya dinilai memiliki kapasitas strategis dalam menjaga stabilitas organisasi sekaligus mendorong regenerasi kepemimpinan.
Sekretaris Jenderal DPP Lindu Aji, Nanang Setyono, menyampaikan seluruh proses penetapan dilakukan melalui mekanisme musyawarah dengan melibatkan aspirasi pengurus daerah.
“Dalam Rakor Pra Konfres, kami menetapkan Septian Fajar Putra Ikhwan Ubaidillah sebagai calon Ketua Umum DPP Lindu Aji. Ini merupakan amanah dari hasil musyawarah bersama,” ungkap Nanang dalam Rakor Pra Kongres, Sabtu (10/1/2026).
Selain itu, forum juga menetapkan Fauka Noor Farid sebagai calon Ketua Dewan Pembina DPP Lindu Aji. Fauka dipandang memiliki pengalaman kepemimpinan, kedewasaan dalam mengambil kebijakan, serta jejaring nasional yang kuat.
“Penetapan ini juga merupakan hasil musyawarah internal dan sudah disetujui serta didukung oleh seluruh DPC Lindu Aji. Kami melihat figur Pak Fauka memiliki kompetensi, integritas, dan pengalaman yang sangat dibutuhkan dalam memperkuat peran Ketua Dewan Pembina DPP Lindu Aji,” ujarnya.
Nanang menambahkan, Septian yang akrab disapa Tian memiliki komitmen kuat menjaga nilai budaya serta semangat regenerasi organisasi. Sementara Fauka dinilai mampu memperkuat pembinaan kelembagaan dan konsolidasi lintas sektor.
Fauka yang juga dikenal sebagai Dansatsus Presiden Prabowo Subianto diyakini mampu membawa perspektif kepemimpinan yang tegas dan terukur dalam penguatan tata kelola organisasi.
Ia menegaskan loyalitas dan kesetiaan sebagai prinsip utama dalam pengabdian.
“Saya, loyalitas, kesetiaan itu tidak bisa dibukuh dengan apapun. Karena loyalitas dan kesehatan itu tidak bisa dihukum dengan apapun,” tegasnya.
Rakor Pra Kongres ini menjadi tahapan krusial menjelang kongres yang akan menentukan arah kepemimpinan DPP Lindu Aji ke depan. Seluruh proses penjaringan ditegaskan berlangsung transparan, demokratis, dan berorientasi pada kemajuan organisasi serta manfaat bagi masyarakat luas. (*)


