Mahasiswa Ilkom USM Beri Pelatihan TikTok Shop kepada Pelaku UMKM Desa Wisata Kandri
SEMARANG (Ampuh.id) – Mahasiswa Ilmu komunikasi (Ilkom) Universitas Semarang (USM) di bawah bimbingan Tika Ristia Djaya SIKom MIKom melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan memberikan pelatihan komunikasi bisnis yang bertemakan “Optimalisasi Promosi Untuk Meningkatkan Kompetisi Bisnis UMKM Desa Wisata Kandri Melalui Platfrom Tiktokshoop” kepada para pelaku UMKM di Desa Wisata Kandri, baru-baru ini.
Muhammad Naufal Muflikhun selaku ketua pelaksana kegiatan mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk memberikan pegangan dasar dan awareness kepada para pelaku UMKM di desa wisata kandri untuk selalu beradaptasi dengan adanya perkembangan teknologi dengan cara memanfaatkan sosial media untuk membantu meningkatkan daya saing para pelaku UMKM Desa Wisata Kandri, khususnya pemanfaatan platfrom tiktokshoop.
Pada pelatihan bisnis ini, para pelaku UMKM tak hanya dibekali dengan materi dengan cara penggunaan tiktokshoop saja, tetapi juga diberikan materi tentang pondasi menjadi wirausaha dan cara menghitung break event point.
Sesi pemaparan materi dilanjutkan dengan praktik langsung untuk memastikan pelaku usaha UMKM Desa Wisata Kandri dapat memahami dan menerapkan ilmu yang diperoleh dari narasumber.
Kegiatan selama dua jam tersebut menghadirkan dua orang narasumber. Dr Dwiyati Sadewisati SE MS yang didapuk sebagai narasumber pertama yang memberikan materi tentang break event point. Sedangkan narasumber kedua, Yogi Alfito Valentino memberikan materi pelatihan tentang tiktokshoop untuk membantu promosi Produk UMKM Desa Wisata Kandri.
Perwakilan Pengelola Desa Wisata Kandri, Masduki yang mengikuti acara tersebut mengaku senang dengan adanya kegiatan pelatihan komunikasi bisnis yang diberikan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi USM.
“Adanya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan saya dan teman-teman UMKM lainnya tentang pemanfaatan tiktokshoop dan cara menghitung BEP dengan benar, sehingga bisa saya terapkan,” katanya.
Dia berharap, ke depan dapat terus diadakan adanya pelatihan serupa untuk membantu para pelaku UMKM Desa Wisata Kandri dalam memperkuat daya saing.
Antusiasme para pelaku UMKM dilihat pada saat praktik pembuatan akun tiktokshoop dan mencoba memposting produknya dengan arahan dari Yogi Alfinto Valentino selaku narasumber pada acara tersebut.
Salah satu peserta pelatihan, Budy kuncoro mengaku kegiatan ini sangat membantu mereka dalam mempromosikan produk yang mereka jual agar dapat menjangkau target pasar yang lebih luas.
“Ya kami sangat terbantu dengan pelatihan ini, dan kami para pelaku UMKM desa Wisata Kandri berharap agar pelatihan ini dapat terus berlanjut dan terus di dampingi agar bisa berjalan dengan baik,” ujarnya. (*)


