Mahasiswa Bersama TNI dan Polri Bersihkan Sungai di Kudus
KUDUS (Ampuh.id) – Para mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, relawan, serta masyarakat menggelar aksi bersih-bersih di Sungai Gelis, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (6/6/2026).
Aksi bertajuk Resik-resik Kali Gelis (RILLIS) itu diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMK dengan mengusung tema “Aksi Bersama Civitas Akademika UMK Dalam Menjaga Kali Gelis Tetap Bersih dan Berkelanjutan”.
Ketua BEM UMK Nurrohmah Tanaya Kusuma Dewi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan sekaligus memperkuat sinergi antara kampus, pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian sungai.
Kegiatan yang berlangsung di sepanjang aliran Kali Gelis itu menyasar wilayah Demaan, Demangan, dan Sunggingan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.
Menurut dia, aksi bersih sungai dilakukan sebagai respons terhadap kondisi Kali Gelis atau Sungai Gelis yang masih dipenuhi sampah dan berpotensi mengganggu aliran air.
“Kami dari BEM UMK menginisiasi aksi nyata untuk membersihkan Sungai Gelis di kawasan Jembatan Banyumanis, Desa Demangan. Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi diharapkan menjadi tradisi bagi mahasiswa UMK karena lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” katanya, di Kudus, Jumat (6/6/2026).
Ia berharap kegiatan bersih-bersih ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas agar semakin peduli dan peka terhadap lingkungan.
Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo mengapresiasi langkah BEM UMK yang menjadi pelopor kegiatan bersih-bersih Kali Gelis.
Menurut dia, kondisi sungai yang bersih dapat membantu mengurangi risiko banjir sekaligus menjaga kualitas lingkungan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BEM UMK yang telah memprakarsai kegiatan ini. Merawat dan membersihkan sungai merupakan langkah nyata untuk mencegah banjir sekaligus mendukung program pemerintah di bidang pelestarian lingkungan,” ujarnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai dan lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar.
“Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam menjaga sungai tetap bersih. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan agar terhindar dari banjir dan berbagai penyakit yang ditimbulkan akibat pencemaran lingkungan,” pungkasnya.
Sementara itu, Rektor UMK Prof. Darsono menegaskan sungai memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan peradaban manusia sehingga kebersihannya harus dijaga bersama.
“Sungai merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang telah menggerakkan kegiatan peduli lingkungan ini,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta membersihkan sampah dan rumput liar di lima titik sepanjang aliran Kali Gelis. Untuk mempercepat proses pembersihan, panitia mengerahkan sejumlah alat berat, dump truck, mesin pemotong rumput, serta berbagai peralatan manual.
Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian diangkut menggunakan dump truck menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo. (*)


