Kandang Ternak Terbakar, 23 Kambing di Undaan Lor Mati Terpanggang
KUDUS (Ampuh.id) – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang kambing di kawasan Tanah Berem, Sungai Wulan, Gang 13, Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Selasa (16/6/2026) pagi. Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 23 ekor kambing beserta kandangnya hangus terbakar dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun seluruh ternak yang berada di dalam kandang tidak berhasil diselamatkan saat api membesar.
Pemilik kandang diketahui bernama Lisanto (62), seorang petani warga Desa Undaan Lor Gang 13. Berdasarkan hasil asesmen awal petugas, kebakaran diduga dipicu oleh api dari pembakaran kotoran dan sisa rumput yang dilakukan pemilik sehari sebelumnya.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus, Ahmad Munaji, menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui warga pada Selasa pagi ketika api sudah membesar dan melalap kandang beserta ternak di dalamnya.
“Setelah menerima laporan, petugas bersama unsur terkait langsung melakukan asesmen dan pendataan di lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun 23 ekor kambing dan kandangnya terbakar sehingga kerugian diperkirakan mencapai Rp 30 juta,” ujar Ahmad Munaji.
Menurutnya, kronologi kejadian bermula pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB ketika pemilik kandang membakar kotoran kambing dan sisa rumput (pediang) di sekitar kandang. Pembakaran dilakukan untuk menghangatkan kambing sekaligus mengurangi gangguan nyamuk.
“Diduga masih terdapat bara api yang belum benar-benar padam. Bara tersebut kemudian memicu kebakaran yang baru diketahui keesokan paginya saat api sudah membesar,” terangnya.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Suprapto (62), petani yang kandangnya berada di sebelah utara lokasi kejadian. Saat hendak mengecek ternaknya sekitar pukul 06.00 WIB, ia melihat kobaran api dan segera meminta bantuan warga sekitar.
Suprapto bersama Rustadi (65) kemudian berupaya memadamkan api sambil menghubungi Pemerintah Desa Undaan Lor, Forkopimcam Undaan, Polsek Undaan, dan petugas Trantibum Kecamatan Undaan.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB berkat kerja sama warga, anggota Polsek Undaan, serta petugas Trantibum. Namun seluruh kambing yang berada di dalam kandang tidak dapat diselamatkan.
Ahmad Munaji menambahkan, petugas yang terlibat dalam penanganan kejadian tersebut terdiri atas Trantibum Kecamatan Undaan, Relawan KENCANA Undaan, Polsek Undaan, serta Tim Inafis Polres Kudus.
Selain melakukan asesmen kebencanaan, petugas juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait, pendokumentasian lokasi kejadian, dan pelaporan kepada pimpinan.
“Dari keterangan pemilik, kejadian ini murni akibat kelalaian atau keteledoran saat melakukan pembakaran kotoran dan sisa rumput di sekitar kandang. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan api terbuka, terutama di dekat bangunan maupun material yang mudah terbakar,” kata Ahmad Munaji. (*)


