PDIP Sukoharjo Gelar Pengobatan Gratis dan Pembagian Makanan
SUKOHARJO (Ampuh.id) – Pengurus DPC PDIP Sukoharjo menggelar bakti sosial berupa pengobatan gratis dan pembagian makanan bergizi, Jumat (10/4/2026). Kegiatan itu menyasar sekitar 300 orang yang berasal dari beberapa daerah di Sukoharjo.
Pantauan Espos, ratusan orang berkumpul di kantor DPC PDIP Sukoharjo di wilayah Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari, sejak pagi. Mereka menunggu antrean pengobatan gratis yang dimulai pukul 09.00 WIB.
Tak berapa lama kemudian, petugas memanggil nama peserta pengobatan gratis satu persatu. Setiap peserta lantas menjalani pemeriksaan kesehatan gratis seperti gula darah dan tekanan darah.
Kegiatan itu juga dihadiri pengurus struktural DPC PDIP Sukoharjo, anggota Fraksi PDIP DPRD Sukoharjo, serta sejumlah kader PDIP Sukoharjo. Sekretaris DPC PDIP Sukoharjo, Sutoyo mengatakan kegiatan pengobatan gratis dan pembagian makanan bergizi merupakan bagian dari implementasi kepedulian PDIP Sukoharjo terhadap masyarakat.
“Kegiatan ini wujud dari nilai-nilai marhaen yang selalu berpihak pada rakyat kecil. Jumlah peserta pengobatan gratis kurang lebih sekitar 300 orang,” kata dia, Jumat (10/4/2026).
Sutoyo menyebut pengurus PDIP Sukoharjo menggandeng Puskesmas Bendosari dalam penyelenggaraan pengobatan gratis. Para peserta bisa menjalani skrining kesehatan dan pengobatan tanpa dipungut biaya alias gratis.
Selepas menjalani pemeriksaan kesehatan, setiap peserta diberi makanan bergizi. “Kami juga selalu berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti bencana alam. Ini membuktikan kader-kader PDIP selalu hadir di tengah masyarakat,” paparnya..
Sementara itu, seorang peserta pengobatan gratis asal Kecamatan Bendosari, Widodo mengapresiasi kegiatan pengobatan gratis dan pembagian makanan bergizi yang digelar DPC PDIP Sukoharjo. Kegiatan itu bisa dimanfaatkan warga kurang mampu untuk mengakses layanan kesehatan tanpa biaya.
Dia berharap kegiatan itu dilaksanakan secara rutin agar bisa dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan. “Ini kegiatan positif yang menyasar langsung masyarakat di tataran paling bawah. Kalau bisa dilaksanakan secara rutin agar masyarakat lainnya juga bisa mengakses layanan kesehatan gratis,” tandasnya. (*)


