Mantapkan Tata Kelola, Wali Kota Salatiga Teken Rencana Aksi Satu Data 2026
SALATIGA (Ampuh.id) – Wali Kota Salatiga menandatangani Berita Acara Rencana Aksi Satu Data Kota Salatiga Tahun 2026, dalam kegiatan yang digelar di Ruang Plumpungan, Gedung Setda Kota Salatiga, Selasa (2/12/2025). Seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah turut hadir sebagai produsen data, yang memiliki peran penting dalam menjamin kualitas data pemerintah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, mengapresiasi komitmen seluruh pihak, dalam memperkuat implementasi Satu Data di Kota Salatiga, yang dinilai semakin matang.
“Di tengah pembangunan yang semakin kompleks, data yang akurat dan mutakhir bukan sekadar kebutuhan teknis, tetapi fondasi kebijakan publik. Forum Satu Data adalah langkah konkret menuju pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif. Saya yakin Salatiga dapat terus maju sebagai kota yang adaptif, dan berorientasi pada kepentingan publik,” ujarnya.
Kepala Bappeda Kota Salatiga, Siswo Hartanto, menjelaskan, Salatiga memasuki tahun keempat pelaksanaan Satu Data Indonesia, dengan capaian yang menunjukkan peningkatan signifikan. Pada 2025, Indeks Pembangunan Statistik Salatiga mencapai 2,61, naik dari 1,76 pada tahun sebelumnya, dan berada jauh di atas rata-rata kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Selain itu, skor kematangan Satu Data Indonesia Kota Salatiga meraih predikat baik dengan nilai 86,22, meningkat pesat dari sebelumnya 54,63. Sebagai perbandingan, rata-rata skor kematangan Satu Data Indonesia kabupaten/kota di Jawa Tengah, berada pada angka 63,83.
“Capaian ini membuktikan, bahwa tata kelola data Salatiga terus membaik. Ke depan, kualitas perencanaan dan pemanfaatan data akan terus kami tingkatkan,” jelas Siswo.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Andria Widyastuti, yang memberikan penguatan terkait standar pelaksanaan Satu Data Indonesia. Acara ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Rencana Aksi Satu Data 2026 oleh Wali Kota, fasilitator, dan seluruh produsen data.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Salatiga berharap pengelolaan data yang semakin baik dapat menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)


