Sukseskan Kejar Imunisasi Balita, TP PKK Jepara Perkuat Kapasitas Kader Desa
JEPARA (Ampuh.id) – Keberhasilan imunisasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya tenaga kesehatan.
Hal itu disampaikan Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Jepara Devi Amirudin, pada penguatan kapasitas kader Pokja IV desa dan kelurahan, di Pendapa Kartini, Selasa (14/7/2026). Menurutnya, kader PKK memiliki peran dalam memberikan edukasi kepada keluarga, dan mendorong orang tua melengkapi imunisasi anak sesuai jadwal.
“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta mampu menjadi penggerak di masyarakat, dalam mendukung keberhasilan program kejar imunisasi balita,” kata dia.
Ketua TP PKK Kabupaten Jepara melalui Ketua Bidang IV, Emy Edy Marwoto menyampaikan, peningkatan cakupan imunisasi masih menghadapi sejumlah tantangan. Sebagian masyarakat masih ragu terhadap imunisasi, informasi yang tidak benar juga masih beredar.
Menurut Emy, kader PKK menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Edukasi dapat dilakukan melalui Posyandu, pertemuan warga, maupun komunikasi sehari-hari.
“Peserta harus menjadi penyampai informasi yang benar. Masyarakat tidak boleh mudah terpengaruh informasi yang keliru tentang imunisasi,” ujarnya.
Untuk itu, Emy mengajak pemerintah desa, Puskesmas, kader kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi. Menurut dia, keterlibatan seluruh unsur diperlukan untuk mendukung program kejar imunisasi balita.
Dokter spesialis anak, dr Sylvi Anitasari mengatakan, imunisasi membantu tubuh membentuk kekebalan terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Imunisasi juga berperan menjaga kesehatan dan mendukung tumbuh kembang anak.
Menurutnya, anak yang terlambat mendapat imunisasi tetap dapat mengikuti imunisasi kejar. Orang tua dapat menjadwalkan ulang vaksin, sesuai jenis imunisasi yang belum diberikan.
“Jika ada imunisasi yang terlewat, orang tua dapat melakukan imunisasi kejar sesuai jadwal,” tuturnya.
Perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Panji Kumara Adi Taruna mengatakan, hingga 30 Juni 2026, sebanyak 5.901 anak telah menerima Imunisasi Dasar Lengkap (IDL). Sebanyak 6.239 anak memperoleh Imunisasi Baduta Lengkap (IBL). Sementara itu, 3.344 anak telah menerima vaksin Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) dosis kedua.
Disampaikan, strategi penguatan kolaborasi lintas sektor. Kolaborasi melibatkan pemerintah, fasilitas kesehatan, kader, tokoh masyarakat, dan keluarga. Menurutnya, penguatan kapasitas seluruh pihak menjadi bagian dari pelaksanaan program imunisasi nasional. (*)


