Rampas Setia 08 Dukung Ketahanan Pangan Nasional

SEMARANG (Ampuh.id) – Rampas Setia 08 menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi dengan kelompok tani Karangmalang, Polsek Mijen, dan PT. Pioneer.

Bentuk dukungan itu diwujudkan dalam uji coba penanaman jagung hibrida P27 di lahan seluas 2.000 meter persegi yang menjadi bagian dari masa tanam ketiga tahun ini, di Desa Krajan Karangmalang, Kecamatan Mijen, Minggu (27/7/2025).

Program ini merupakan hasil sinergi antara kelompok tani Karangmalang, Polri wilayah hukum Polsek Mijen, Rampas Setia 08 (Rumah Amanat Mandiri Prabowo Subianto), dan PT. Pioneer.

Tujuannya untuk memperkenalkan varietas jagung unggul yang tahan terhadap hama dan memiliki produktivitas tinggi, sekaligus mendorong pertanian yang lebih efisien dan modern.

Ketua DPW Jawa Tengah Rampas Setia 08 Berdaulat, Chohir Anwar, menyampaikan kegiatan ini adalah wujud nyata dukungan terhadap para petani dalam membangun kedaulatan pangan dari desa.

“Kami dari Rampas Setia 08 hadir bukan hanya sebagai pendamping, tapi sebagai bagian dari perjuangan petani. Program ini sejalan dengan semangat kemandirian pangan yang selama ini digaungkan oleh Bapak Prabowo Subianto,”ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar uji coba, tapi juga langkah awal membangun kesadaran kolektif bahwa pertanian harus menjadi prioritas bersama.

“Kami ingin membuktikan bahwa bila masyarakat, pemerintah, dan swasta bersatu, maka ketahanan pangan bukanlah hal yang mustahil untuk dicapai,” tambahnya.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan teknologi dari PT. Pioneer, proyek ini diharapkan bisa menjadi percontohan bagi wilayah lain. Jagung hibrida P27 yang ditanam dipilih karena sudah terbukti memiliki ketahanan terhadap penyakit dan hasil panen yang menjanjikan.

Chohir Anwar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kegiatan serupa demi memastikan swasembada pangan tetap terjaga.

“Ini baru permulaan. Kita akan terus dorong program pertanian strategis seperti ini di berbagai titik wilayah Jawa Tengah,” tutupnya. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *