HUT ke-10 TIC: Dari Delapan Roda Jadi 1.000 Keluarga, Lima Atlet Muda Siap Bawa Nama Temanggung di Porprov
TEMANGGUNG (Ampuh.id) – Satu dekade perjalanan Temanggung Inlineskate Club TIC menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar TIC. Mengusung tema “Dari Delapan Roda Menjadi 1.000 Keluarga”, TIC merayakan HUT ke-10 dengan penuh kebersamaan, sekaligus melepas harapan besar bagi lima atlet muda yang akan berlaga membawa nama Kabupaten Temanggung dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Oktober mendatang.
Perayaan HUT ke-10 tersebut digelar di Rowo Gembongan, Kamis (17/9/2026). Suasana berlangsung meriah dan penuh keakraban. Pengurus, pelatih, atlet, serta para wali atlet hadir bersama untuk memperingati perjalanan satu dekade TIC.
Ketua TIC, Iswandi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-10 kepada seluruh keluarga besar TIC. Menurutnya, sepuluh tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Selama satu dekade, TIC telah melewati berbagai proses, perjuangan, pengalaman, suka dan duka hingga mampu berkembang seperti sekarang.
Tema “Dari Delapan Roda Menjadi 1.000 Keluarga” menjadi simbol perjalanan TIC yang terus tumbuh. Dari sebuah awal yang sederhana, TIC kini tidak hanya menjadi tempat berlatih olahraga, tetapi juga telah berkembang menjadi sebuah keluarga besar yang mempertemukan atlet, pelatih, pengurus, dan para orang tua.
“Sepuluh tahun bukan waktu yang singkat. Banyak perjalanan, perjuangan dan pengalaman yang sudah kita lalui bersama,” ujar Iswandi dalam sambutannya.
Lima Atlet Muda Siap Berlaga di Porprov
Di tengah perayaan satu dekade tersebut, perhatian juga tertuju kepada lima atlet muda TIC yang akan maju dalam ajang Porprov Oktober mendatang.
Kelima atlet tersebut yakni Naruna Ottokeanu, Alfariel Shandy Arkhan, Abigail Nathania Kharisma,Qiara Adhian Alfarafisha dan Raynell Yasmin Nadhwa Alfasyah.
Kelima atlet muda tersebut diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Kota Temanggung.
Iswandi mengajak seluruh keluarga besar TIC untuk memberikan dukungan dan doa kepada para atlet yang akan bertanding.
“Mari kita berdoa, semoga kelima atlet bisa menjadi kebanggaan Kota Temanggung,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama salah satu wakil wali atlet Hari Santoso, menyampaikan sambutannya.
TIC Bukan Sekadar Tempat Berlatih
Rasa syukur dan kebanggaan juga disampaikan para wali atlet. Mereka menilai keberadaan TIC memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak, bukan hanya dalam mengembangkan kemampuan olahraga, tetapi juga dalam membangun karakter.
Bagi para orang tua, TIC telah menjadi tempat anak-anak belajar mengenai disiplin, kerja keras, tanggung jawab, sportivitas, keberanian, serta pentingnya menghargai setiap proses.
Para wali atlet juga menyampaikan apresiasi kepada Bapak Iswandi dan Ibu Ully atas perhatian, bimbingan, serta dedikasi mereka dalam membangun TIC menjadi lingkungan yang positif bagi perkembangan anak-anak.
Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Uncle Tony dan Miss Gita, yang selama ini dengan sabar mendampingi, melatih, mengarahkan, sekaligus menghadapi berbagai karakter para atlet muda.
Para orang tua menyadari bahwa perjalanan seorang atlet tidak selalu dipenuhi kemenangan Ada saatnya anak-anak berhasil meraih prestasi, tetapi ada pula saat harus menerima kekalahan. Ada m selaku pelatih TIC asa ketika semangat mereka tinggi, namun ada pula ketika rasa lelah dan keinginan untuk menyerah muncul.
Namun, setiap latihan, pertandingan, kemenangan, maupun kekalahan merupakan bagian dari proses yang akan membentuk mereka menjadi pribadi yang lebih kuat.
Potong Kue Warnai Perayaan
Kemeriahan HUT ke-10 TIC semakin terasa saat memasuki prosesi pemotongan kue ulang tahun.
Acara yang dipandu oleh Wiwik Hartati tersebut berlangsung hidup dan penuh keakraban. Pemotongan kue dilakukan oleh Ketua TIC, Iswandi, yang kemudian menyerahkan potongan kue kepada Bapak Iva Mutoni, yang akrab disapa Om Toni.
Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus bentuk rasa syukur atas perjalanan TIC selama sepuluh tahun.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Muhammad As’ad Mashuri.
Melalui perayaan HUT ke-10 ini, keluarga besar TIC berharap perjalanan ke depan semakin panjang, solid, dan penuh prestasi. TIC diharapkan terus menjadi wadah bagi anak-anak untuk berkembang, tidak hanya menjadi atlet yang berprestasi, tetapi juga pribadi yang memiliki karakter baik dan membanggakan orang tua serta daerah.
Satu dekade telah terlewati. Dari delapan roda menjadi 1.000 keluarga. Perjalanan TIC masih panjang, dan harapan untuk melahirkan atlet-atlet hebat Temanggung pun terus menyala. (*)


