Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Lakukan Aksi Bersih Pantai
SEMARANG (Ampuh.id) – Ratusan orang yang merupakan relawan yang berasal dari gabungan pegawai PLN Group di Wilayah Jawa Tengah melakukan Aksi Bersih Pantai (Coastal Clean-Up/ CCU) di Pantai Mangunharjo, Semarang pada Rabu (5/6/2023).
Salah satu relawan sekaligus pegawai PLN UP3 Semarang Dedy Andana menyebut bahwa kegiatan ini merupakan salah satu dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Dirinya juga mengaku sangat bersemangat mengikuti kegiatan bersih sampah ini. Dirinya berharap agar tindakan kecilnya ini dapat menginspirasi banyak orang untuk peduli dalam mengelola sampah.
“Seperti manusia, lingkungan juga perlu dirawat. Semoga apa yang kami, para relawan PLN lakukan hari ini dapat memberi dampak positif untuk lingkungan, khususnya kota Semarang. Setiap orang harus peduli dengan sampah yang mereka produksi. Dengan pantai yang bersih akan meningkatkan angka kunjungan sehingga menggerakan ekonomi masyarakat setempat,” ungkapnya.
Usai dipungut, seluruh sampah tersebut ditimbang. Selama 2 jam pembersihan Dedy dan seluruh relawan berhasil mengumpulkan 937,4 kg sampah di sekitar kawasan Pantai Mangunharjo yang terdiri dari 479 kg sampah residu, 335,4 kg sampah organik dan 105 sampah non organik.
Disela pembersihan sampah, sejumlah relawan nampak melakukan penanaman pohon cemara serta bakau di sekitar pantai.
Aksi Bersih Pantai ini melibatkan pegawai PLN UID Jawa Tengah dan DIY, PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Semarang, Haleyora Power Area Semarang, pengelola pantai, warga Kelurahan Mangunharjo dan Mangkang Kulon, dan komunitas/masyarakat.
Kegiatan dilakukan dengan cara memungut sampah yang ditemukan di sekitar sungai dan di sepanjang jalan akses masuk pantai. Lokasi terbagi dalam dua area, yaitu di hutan mangrove di sebelah utara Area Tempat Pelelangan Ikan (TPI), dan area jalan akses Pantai di sebelah Selatan TPI. Kegiatan berfokus pada pemungutan sampah di area pantai. Sampah dipungut secara terpilah menjadi 3 jenis, yaitu sampah organik, anorganik, dan residu dengan menggunakan 3 warna karung yang berbeda.
Selanjutnya, sampah organik dan anorganik yang terkumpul akan dikelola oleh Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R). (*)


