Kodim 0719/Jepara Bentuk Kompi Produksi, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

JEPARA (Ampuh.id) – Pembentukan Kompi Produksi ini merupakan program dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI dalam rangka menyukseskan swasembada pangan yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Hal tersebut diungkapkan oleh Komandan Kodim 0719/Jepara, Letkol Arm Khoirul Cahyadi saat peresmian program tersebut oleh Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, Ranbu 28/8-2025 di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakisaji.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso, Kepala Kejaksaan Negeri Jepara RA Dhini Ardhany, Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna, sejumlah kepala perangkat daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Jepara Akhsan Muhyiddin, Forkopimcam Pakisaji, Petinggi Desa Suwawal Timur, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Menurut Letkol Arm Khoirul Cahyadi Kompi Produksi tersebut mengelola lahan seluas tiga hektare yang akan digunakan untuk tiga sektor, yaitu pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Program ini juga akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Perusda dan masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memberdayakan masyarakat,” tuturnya.

Sementara Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo, saat meresmikan program tersebut, menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Ia mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap dapat menjadi inspirasi untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Jepara. “Saya harapkan keterlibatan semua pihak, karena itu sangat dibutuhkan untuk menyukseskan ketahanan pangan di Jepara,” lanjutnya.

Witiarso juga meminta agar lahan yang dimiliki Perumda Jepara dimaksimalkan, misalnya untuk digunakan kegiatan pertanian, peternakan, dan sebagainya. Lebih lanjut, Bupati Jepara yang akrab disapa Mas Wiwit itu menginstruksikan seluruh desa di Kabupaten Jepara agar mengalokasikan Dana Desa secara optimal dalam upaya mendukung program ketahanan pangan.

“Harapan Presiden Prabowo adalah agar kita memiliki ketahanan pangan yang kuat, dan produksi pangan harus dimulai dari desa, karena desa adalah penopang utama bagi kota,” imbuhnya.

Pada akhir sambutannya Bupati Witiarso mendorong pemudayang memiliki kapabilitas, kepedulian, dan keuletan, untuk turut berkontribusi dalam mengelola serta membangun desa masing-masing. “Membangun Jepara tentu akan lebih mudah dengan adanya keterlibatan dari berbagai pihak,” pungkasnya. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *