“Jateng Bersholawat” Bersinergi Membangun Jawa Tengah

SEMARANG (Ampuh.id) – Jateng Bersholawat sudah 11 tahun digelar Pemerintah Provinsi Jateng. Kegiatan yang bersifat siraman rokhani ini digulirkan di seluruh kabupaten/kota di wilayah Jateng. Sinergi dan gotong-royong antara warga masyarakat dan pemerintah diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk membangun Jawa Tengah yang lebih maju.

“Jangan mudah terprovokasi oleh informasi-informasi yang memecah belah persatuan dan mari bersama-sama menjaga kondusivitas di wilayah Jawa Tengah,” kata Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana di setiap kali penyelenggaraan Jateng Bersholawat.

Terakhir kali, Jateng Bersholawat diselenggarakan di halaman Kantor Gubernur Jateng pada Kamis (28/32024) lalu. Kegiatan yang dilaksanakan tetap pada bulan Ramadan itu mengusung tema Tema Nuzulul Qur’an, Momentum untuk Merawat Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathoniyah.

Sejumlah pejabat, tokoh masyarakat dan ulama di setempat menjadi salah satu peserta yang hadir di Jateng Bersholawat. Kebersamaan ulama dan umaro diharapkan menciptakan rasa kebersamaan, sehingga terjalin hubungan erat dan saling membutuhkan yang mampu menjadi benteng untuk mempertahankan kesatuan dan persatuan bangsa.

Pj Gubernur Jateng, Komjen Pol (Purn) Drs Nana Sudjana AS MM pada kegiatan Jateng Bersholawat seluruh elemen masyarakat Jateng agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan bersholawat semoga warga Jawa Tengah mendapatkan ampunan dari Allah SWT dan musibah bencana alam yang beberapa waktu lalu terjadi di beberapa daerah di Jawa Tengah segera berlalu.

Ribuan orang Zahir Mania hadir dalam acara yang digelar selepas ibadah Salat Tarawih. Mereka duduk di halaman beralaskan spanduk, tikar dan sejenisnya. Tidak sedikit yang membawa beragam ukuran bendera bergambarkan para tokoh selawat, termasuk pengisi acara, Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dan Habib Muhammad bin Farid Al Mutohar.

Dalam kesempatan itu, hadir Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana beserta istri Shinta Nana Sudjana, Sekda Jateng Sumarno, kepala OPD Pemprov Jateng, MUI, Forkopimda, dan lainnya.

“Jateng Bersholawat ini dapat menumbuhkan dan semangat kita dalam memahami Al-Qur’an, dan menjadikannya panduan untuk bersikap dan berperilaku. Dengan berselawat, kita berikhtiar mengetuk pintu langit, memohon ampunan agar musibah yang beberapa waktu lalu terjadi di Jateng, yaitu cuaca ekstrem yang menyebabkan banjir, kita harapkan segera berlalu,” katanya.

Nana juga berdoa agar semua urusan warga Jateng bisa dimudahkan, dan pihaknya bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Dia pun meminta kegiatan Jateng Bersholawat telah digelar sejak 11 tahun itu dapat dilestarikan dan digulirkan di semua kabupaten dan kota.

“Ke depannya, Jateng Bersholawat terus dilaksanakan, dan akan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Nana mengajak masyarakat untuk bersinergi, bergotong-royong, agar Jateng semakin maju. Selain itu, orang pertama di Jateng ini juga mengingatkan masyarakat Jateng agar terus menjaga kondisivitas wilayah dan jangan mudah terprovokasi,yang dapat memecah persatuan.

Ia juga menyinggung Pemilu telah dilaksanakan, dan ke depan akan digelar Pilkada serentak pada 27 November 2024.

“Mari kita sukseskan Pilkada yang akan kita laksanakan, dan pentahapannya sudah mulai berjalan saat ini,” ujarnya. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *