|

Wali Kota Semarang Agustina: Jangan Tunda Imunisasi Polio Anak

SEMARANG (Ampuh.id) – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengajak orang tua segera membawa anak yang belum mendapatkan imunisasi polio ke fasilitas kesehatan. Ajakan itu disampaikan saat menghadiri Rotary Fun Walk & Run #2 dalam rangka Hari Polio Sedunia di kawasan Awann Costa POJ Semarang, Minggu (25/10). Dalam kegiatan tersebut, Agustina juga melakukan penetesan vaksin polio.

Mengusung tema “Aksi Nyata Anda untuk Masa Depan Bebas Polio”, kegiatan yang digelar Rotary Area Semarang ini menghadirkan jalan santai serta lari kategori 3K, 5K, dan 10K. Selain mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup aktif, kegiatan tersebut menggalang dana untuk mendukung program vaksinasi global dan pemantauan polio melalui PolioPlus yang dijalankan Rotary.

“Para orang tua yang anaknya belum vaksin polio harus segera membawa anaknya, karena vaksin tersedia di banyak tempat,” ujar Agustina.

Ia mengingatkan bahwa polio merupakan penyakit berbahaya yang pencegahannya membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Menurutnya, upaya melindungi anak dari polio tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga memerlukan kesadaran masyarakat dan partisipasi orang tua.

“Pemerintah Kota kalau sendirian tidak bisa,” katanya.

Agustina menyampaikan terima kasih kepada Rotary yang turut membantu pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan menggencarkan vaksinasi polio. Ia berharap kolaborasi semacam ini terus berjalan agar semakin banyak anak mendapatkan perlindungan melalui imunisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Agustina juga menjelaskan dukungan Pemerintah Kota Semarang terhadap akses layanan kesehatan. Pemerintah kota menanggung iuran jaminan kesehatan bagi 180.000 warga sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

“Kalau periksa sakit dan lain sebagainya, yang penting KTP-nya Semarang,” ujarnya.

Kota Semarang juga meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori madya pada 2026. Agustina menyebut capaian tersebut sebagai penyemangat bagi tenaga kesehatan, termasuk perawat, bidan, dan dokter, untuk terus melayani masyarakat. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *