Tim II KKN Undip Beri Penyuluhan Warga Desa Jagan Sukoharjo tentang Bahaya Gigitan Nyamuk dan Pencegahannya

SUKOHARJO (Ampuh.id) – Tim II KKN Undip 2024 Desa Jagan Kabupaten Sukoharjo sukses melaksanakan program kerja peningkatan pengetahuan mengenai bahaya nyamuk dan cara pencegahannya, di Balai Desa Jagan, Minggu (28/7/2024). Penyuluhan ini diikuti oleh perwakilan Kelompok Wanita Tani (KWT) dari seluruh desa.

Program tim mahasiswa KKN Undip ini mendapat pujian positif, terutama pada mereka memberikan tanaman lavender kepada masyarakat desa setempat.

“Tanaman lavender ini efektif dalam menangani masalah nyamuk, karena kandungan zat linalool dan lynalyl asetat yang dimilikinya serta aromanya yang tidak disukai oleh nyamuk,” jelas Nadyn Amalia Resi, salah satu anggota tim KKN.

Menurut Nadyn, ide pencetusan program kerja ini muncul setelah Tim KKN mengikuti kegiatan Grebeg Jentik yang diselenggarakan oleh PKK Desa Jagan, di mana mereka menemukan banyak rumah warga yang masih terinfeksi jentik nyamuk.

Mulyani, salah satu peserta, mengapresiasi program kerja ini. “Program ini bagus dan sangat relevan menangani permasalahan yang sedang kami hadapi, karena banyaknya serangga nyamuk sangat mengganggu dan bahaya untuk kesehatan warga,” ungkapnya.

Ungkapan terima kasih juga disampaikan oleh Kepala Desa Jagan Kabupaten Sukoharjo. Diamengapresiasi ilmu baru yang diberikan oleh tim KKN kepada warganya.

Secara keseluruhan, para peserta mengapresiasi program kerja ini dan menyatakan rasa syukur atas solusi yang diberikan oleh tim KKN Undip yang dapat membantu mengatasi permasalahan nyamuk di Desa Jagan.

Acara ditutup dengan penyerahan secara simbolis tanaman lavender oleh Tim KKN Undip kepada perwakilan KWT, diikuti dengan pembagian tanaman lavender kepada seluruh peserta, dan sesi dokumentasi. Sebanyak 15 tanaman lavender dibagikan kepada peserta, dengan sisa tanaman ditempatkan di Balai Desa Jagan.

Tim KKN yang terdiri dari Maria Fransiska Br Simbolon (Manajemen), Syakriza Rifandi Yudhoananto (Hukum), Daniswara Adi Wicaksana (Sastra Inggris), Yudhansa Anandhita R (Keperawatan), Nadyn Amalia Resi (Teknologi Rekayasa Kimia Industri), Alifa Humaira (Agribisnis), Nidaul Husna (Administrasi Publik), Eka Auliya Syifa (Matematika), dan Deanita Silvia Putri (Akuakultur) memberikan pelatihan kepada peserta yang hadir. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *