Stok Komoditas Pangan Strategis Kabupaten Semarang Aman Selama Lebaran

UNGARAN (Ampuh.id) – Bupati Semarang Ngesti Nugraha meminta instansi penyedia kebutuhan pokok penting untuk menjamin ketersediaan stok, menjelang dan selama libur Lebaran 2026.

Hal itu ditegaskannya saat memimpin rapat kesiapan lintas sektoral menghadapi Hari Raya Idulfitri, di Ruang Dharma Satya, kompleks kantor bupati setempat, Kamis (12/3/2026). Seperti yang dicontohkan terkait ketersediaan LPG 3 kilogram yang benar-benar di jamin, agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat pengguna.

“Kepada Hiswana migas untuk diantisipasi, termasuk usulan penambahan stok,” katanya.

Bupati juga meminta mewaspadai permainan harga cabai, yang bisa merugikan masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Valeanto Sukendro menyebut, persediaan sembilan komoditas pangan strategis dijamin aman sampai Juni mendatang. Di antaranya, minyak goreng tersedia 5.982 ton dari kebutuhan 2.991 ton, gula konsumsi ada 6.339 ton, kebutuhan 3.170 ton, daging ayam ada 5.001 ton, kebutuhan 2.415 ton, dan daging sapi tersedia 1.110 ton, kebutuhan 250 ton. Sedangkan stok telur ayam cukup untuk memenuhi kebutuhan sampai tahun depan. Komoditas beras tersedia 29.954 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan sampai Mei 2026.

Koordinator LPG 3 kg Hiswana Migas Kabupaten Semarang, Tito Wiryo menuturkan, pihaknya telah mengajukan penambahan stok hingga 350 ribu tabung. Kuota gas LPG 3 kg per bulan di Kabupaten Semarang sekitar 1.239.333 tabung.

“Akan ada petugas yang stand by di agen, di masa libur Lebaran nanti,” ujarnya.

Terkait pengamanan saat Idulfitri, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyampaikan, pihaknya akan menerjunkan 510 personel Operasi Ketupat Candi 2026, untuk pengamanan Lebaran. Operasi pengamanan itu akan mendirikan satu pos terpadu, dua pos pengamanan, dan lima pos pelayanan. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *