Mahasiswa KKN Tim II Undip Beri Pelatihan Budidaya Hidroponik Sederhana kepada Ibu-ibu PKK Desa Ngadirejo

TEMANGGUNG (Ampuh.id) – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro dari Program Studi S1 Agribisnis, Fakultas Peternakan dan Pertanian mengadakan program “Pemberdayaan Melalui Pelatihan Budidaya Hidroponik Sederhana dengan Memanfaatkan Limbah Botol Plastik” dengan mengajak ibu-ibu PKK di Desa Ngadirejo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, baru-baru ini.

Lutfiah Syaefuddin, seorang mahasiswa KKN Undip, mengatakan pengguliran program ini dilatarbelakangi oleh permasalahan lingkungan yang semakin kompleks. Pertumbuhan penduduk yang pesat dan alih fungsi lahan, kata dia, telah menyebabkan berkurangnya lahan pertanian yang tersedia.

“Di sisi lain, permasalahan sampah plastik juga menjadi isu global yang mendesak untuk segera diatasi,” kata Lutfiah.

Melihat kondisi tersebut, menurut Lutfiah, mahasiswa KKN Undip berinisiatif untuk memanfaatkan limbah botol plastik bekas sebagai media tanam hidroponik. Selain mengurangi jumlah sampah plastik yang mencemari lingkungan, budidaya hidroponik juga dapat menjadi solusi bagi keterbatasan lahan pertanian dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga.

“Saya memilih ibu-ibu PKK sebagai target sasaran karena mereka memiliki peran penting dalam pengelolaan rumah tangga dan memiliki potensi besar untuk mengembangkan usaha pertanian di tingkat rumah tangga,” ujarnya.
Dia memaparkan dalam pelatihan ini, para peserta diajarkan secara langsung mengenai teknik pembuatan media tanam hidroponik dari botol plastik bekas, pemilihan jenis tanaman yang cocok untuk budidaya hidroponik, serta perawatan tanaman hidroponik.

Lutfiah berarap adanya pelatihan ini, ibu-ibu PKK dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk membudidayakan tanaman hidroponik di rumah masing-masing.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain mendapatkan pengetahuan baru, kami juga dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan perekonomian keluarga,” ungkap Ibu Lusi Mulyani, Ketua PKK Desa Ngadirejo.

Selain itu, Lutfiah juga berharap leberhasilan program ini dapat menginspirasi masyarakat lainnya untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *