Kampung Ramadan di Rembang Pindah ke Jalan Gatot Subroto
REMBANG (Ampuh.id) – Kampung Ramadan Kabupaten Rembang pada 2026 akan hadir di lokasi baru. Jika sebelumnya digelar di Jalan dr Soetomo, tahun ini pusat kuliner Ramadan tersebut dipindahkan ke Jalan Gatot Subroto, tepatnya di sisi barat Alun-Alun Rembang, membentang dari depan radio Citra Bahari FM hingga ke arah utara depan SMA Kartini.
Kepala Bidang UKM Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Rembang, Achmad Widodo menjelaskan, perpindahan lokasi dilakukan setelah adanya berbagai keluhan masyarakat saat pelaksanaan di Jalan dr Soetomo, terutama terkait kemacetan serta keterbatasan ruang bagi pelaku usaha kecil, karena keberadaan sejumlah usaha baru di kawasan tersebut juga dinilai mengurangi kapasitas area untuk stan UMKM.
“Di lokasi lama sering terjadi kemacetan, dan ruang untuk UMKM semakin terbatas. Di lokasi baru ini, areanya lebih luas dan representatif,” ungkapnya.
Disampaikan, tahun ini, total tersedia sekitar 40 stan UMKM. Sebanyak 20 stan diperuntukkan bagi pelaku UMKM umum, yang telah melalui proses pendaftaran dan dipilih melalui sistem undian, demi menjamin keadilan.
” Dari sekitar 60 pendaftar, hanya 40 UMKM yang dapat mengisi stan tersebut, satu stan diisi dua pelaku UMKM. Waktu undian semua menyaksikan, biar lebih adil,” jelasnya.
Sementara, lanjutnya, 20 stan lainnya difasilitasi oleh pihak sponsor, yang kemungkinan selain untuk promosi, juga membawa UMKM binaan masing-masing.
Widodo menjelaskan, agar jenis dagangan lebih tertata dan sesuai minat pengunjung, UMKM dibagi dalam empat klaster. Kuota klaster minuman (15), sayur dan lauk (10), jajanan (10), makanan berat lainnya (5).
“Pembagian ini didasarkan pada evaluasi penjualan tahun-tahun sebelumnya, di mana kategori minuman menjadi salah satu yang paling diminati, ” ungkap Widodo.
Dia menambahkan, Kampung Ramadan 2026 digelar tanpa menggunakan dana APBD. Kegiatan ini didukung sejumlah sponsor, yakni Bank Jateng, Semen Gresik, Bank Rembang, BKK Jateng, dan BRI.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, imbuhnya, panitia menyiapkan pengaturan lalu lintas. Sepeda motor tetap diperbolehkan melintas, baik dari arah barat maupun timur melalui jalan Pantura. Sedangkan mobil tidak diperkenankan masuk ke area Kampung Ramadan dan akan diarahkan ke kantong parkir yang telah disiapkan. Kebijakan ini diambil agar akses pengunjung tetap terjaga tanpa mengganggu aktivitas pelaku usaha.
Dengan lokasi yang lebih luas, sistem seleksi yang lebih adil, serta dukungan sponsor, dia berharap, Kampung Ramadan 2026 mampu menjadi pusat kuliner sekaligus penggerak ekonomi UMKM Rembang selama bulan suci.
Sebagai informasi, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18 Februari hingga 14 Maret 2026, mulai pukul 15.00 – 19.00 WIB. (*)


