14 Tahun Berkarya, Killer Of Gods Rayakan dengan Single “Equivalent Rhetoric”

SEMARANG (Ampuh.id) – Perjalanan panjang band brutal death metal asal Semarang, Killer Of Gods, kini memasuki usia 14 tahun.

Sebagai penanda eksistensinya di ranah musik ekstrem, mereka merilis single terbaru berjudul “Equivalent Rhetoric”.

Dengan sadisnya kali ini skuat brutal death metal asal Semarang, Killer Of Gods, kembali lagi meluncurkan misil brutalnya.

Pasca single yang berisikan dua track pada 2021 lalu “Globalist Controlled”, band yang digawangi Yusuf (Drum), Pino (Gitar), Albim (Bass), dan Moki (Vokal) menunjukkan konsistensinya di jalur musik underground Indonesia.

Killer Of Gods kini bernaung di bawah Monster Brutal Label (BRUTAL MIND RECS), label lokal yang sudah mendunia dengan sederet rilisan dari band-band ekstrem lainnya.

Pada karya terbaru ini, grup tersebut menawarkan konsep musik yang terasa berbeda dibandingkan materi sebelumnya.

“Konstruksi lagu yang padat atau permainan penuh teknik, serta menampilkan riff-riff kasar, hantaman blast beat yang barbar dan tepat sasaran, serta geraman vokal yang dalam. Seperti terhunjam oleh pisau berkali-kali hingga tembus ke belakang,” ujar Yusuf, Senin (18/8/2025).

Lebih jauh, Killer Of Gods juga kembali pada pakem brutal death metal agresif sebagaimana era awal kemunculan mereka.

“Tentu saja hal ini dibuktikan dengan single yang dirilis oleh BRUTAL MIND RECS, “Equivalent Rhetoric” yang mana akan terdengar jauh berbeda dari materi-materi sebelumnya,” tambahnya.

Single “Equivalent Rhetoric” ini dirilis khusus sebagai perayaan perjalanan 14 tahun Killer Of Gods di skena musik bawah tanah.

Band ini juga menyiapkan sejumlah track baru yang disebut lebih sadis dan mencekam untuk album penuh mendatang, yang akan kembali dilepas melalui BRUTAL MIND RECS.

Sejak berdiri pada 2011, Killer Of Gods telah menorehkan jejak panjang di dunia musik ekstrem. Mereka dikenal lewat sentuhan technical death metal dalam album debut “Replica To Hell” (2013), disusul “Mental Retardation Force” (2016), serta “Alliance The Damned Fortress” (2019). Selama lebih dari satu dekade, grup ini juga telah melanglang buana ke berbagai panggung musik ekstrem di dalam maupun luar negeri. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *