Peringati HUT ke-71 Yonif 400/BR, Banteng Raiders Peduli Gelar Baksos Dari Hati untuk Rakyat
SEMARANG (Ampuh.id) – Kondisi ekonomi masyarakat Indonesia saat ini cukup memprihatinkan, lantaran sejumlah harga kebutuhan pokok, terutama beras, terus merambah naik. Peduli terhadap nasib rakyat kecil, Batalyon Infanteri (Yonif) 400/BR menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) di Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (29/2/2024).
Baksos untuk memperingati HUT ke-71 Yonif 400/BR ini diisi dengan kegiatan yang merangkul rakyat kecil, berupa pengobatan gratis, sunatan dan pembagian sembako. HUT Yonif Raiders tahun ini mengusung tema “Banteng Raiders Peduli dari Hati untuk Rakyat”.
“Kegiatan baksos dalam rangka memperingati HUT ke 71 Yonif
400/BR di tahun 2024 ini ambil tema Banteng Raiders Peduli dari Hati untuk Rakyat. Kenapa? Kami hanya menegaskan kepada masyarakat bahwa kami TNI, khususnya seluruh anggota batalyon masih anak mereka. Jadi tidak usah sungkan, takut, tidak enak dengan kita, menjauh dengan kita itu salah,” tegas Danton Raider 400/BR, Letkol Inf M Zainollah, di sela-sela kegiatan baksos.
Zainollah mengatakan sejarah telah mencatat, bahwa TNI dengan rakyat adalah satu. Sesuai dengan perintah KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, lanjut dia, keberadaan Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus membawa manfaat untuk rakyat.
“Dari tema ini, kami berharap kegiatan ini bisa membawa manfaat bagi rakyat. Program ini bisa langsung mengena rakyat, sehingga rakyat menjadi dekat dengan anggota TNI. Dalam artian, rakyat dan TNI seperti keluarga. Kalau memang TNI anak rakyat, ya kami ini anak-anak mereka. Kami lahir dari ibu-ibu orang tua dari berbagai latar belakang. Ada yang petani, nelayan, guru,” katanya.

Zainollah mengatakan inti dari serangkaian kegiatan baksos ini adalah untuk lebih mendekatkan TNI dengan masyarakat yang merupakan cikal bakal TNI. TNI lahir dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
“Intinya kami hanya mau mendekatkan diri ke masyarakat, kemudian saya khususnya sebagai komandan batalyon membiasakan anggota saya sebisa mungkin bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Harapannya bukan masyarakat yang mencintai, tapi kami belajar untuk mencintai masyarakat,” ujarnya.
Selain bakti sosial, menurut Zainollah, rangkaian HUT Banteng Raiders juga akan diisi dengankegiatan lintas agama dengan melibatkan para pemuda. “Kegiatan ini untuk lebih mendekatkan kepada pemuda-pemuda baik muslim/ponpes, gereja, hindu, budha dan sebagainya. Intinya lebih mendekatkan diri saja antar lintas agama,” ujarnya.
Sementara untuk kegiatan pengobatan gratis, pihaknya melibatkan tenaga kesehatan dari Yonif 400/BR, Kesdam IV Diponegoro dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Jabungan.
“Pengobatan massal meliputi pengecekan pendaftaran, pengecekan tanda-tanda vital termasuk tensi, suhu, amnesa (pertanyaan dari dokter ke warga terkait keluhan), seperti keluhan mungkit pusing, sakit gigi, pinggang. Pemberian obat, pengarahan/pemberian saran dari dokter,” jelas Letda Ckm Iskandar, Danton Kes Yonif 400/BR.
“Sunatan gratis untuk membantu warga tak mampu, memberikan dukungan sekaligus meringantan beban yang kurang mampu,” ujarnya. (awie)


