Jalan Honggowongso Ambles, DPU Kota Semarang: Konstruksi Bangunan Belum Pernah Tersentuh Perbaikan
SEMARANG (Ampuh.id) – Ruas Jalan Honggowongso, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang mengalami ambles, Jumat (15/5/2026). Kerusakan terjadi pada bagian talud dan crossing saluran air yang berada di bawah badan jalan.
Amblesan dilaporkan memiliki panjang sekitar 5 meter dengan lebar 4 meter serta kedalaman lebih dari 2 meter. Kondisi tersebut membuat kendaraan roda empat sementara tidak dapat melintas demi alasan keselamatan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto mengatakan, kerusakan dipicu kondisi konstruksi lama yang sudah rapuh akibat usia bangunan.
“Kondisi talud dan crossing saluran di lokasi memang sudah termakan usia, sehingga menjadi salah satu penyebab ambles atau ambrol,” ujarnya.
Menurut Suwarto, struktur crossing saluran di kawasan tersebut belum pernah diperbarui sejak proyek pengecoran jalan dilakukan untuk mendukung akses jalan tol beberapa tahun lalu.
Akibatnya, konstruksi lama tetap digunakan hingga mengalami penurunan kekuatan struktur.
“Dulu jalannya dibeton karena untuk jalan tol, tetapi talud dan crossing salurannya belum diganti, sehingga sekarang kondisinya sudah rapuh,” katanya.
Selain faktor usia bangunan, tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas menuju Kawasan Industri Candi (KIC) disebut ikut mempercepat kerusakan jalan.
“Itu menjadi jalan alternatif kendaraan besar menuju KIC, kemungkinan salah satu penyebabnya juga karena beban kendaraan yang melintas setiap hari,” ungkapnya.
DPU Kota Semarang telah melakukan penanganan awal dengan memasang pengamanan di sekitar lokasi ambles guna mencegah kerusakan meluas.
Material perbaikan juga disebut telah tersedia. Dalam waktu dekat, DPU akan melakukan penguatan talud serta pengecoran ulang crossing saluran yang rusak.
“Material sudah tersedia. Talud jalan akan diperkuat dan crossing salurannya akan dicor kembali,” terang Suwarto.
Selama proses pengerjaan berlangsung, arus kendaraan roda empat direncanakan dialihkan. Dinas Perhubungan juga akan membantu pengaturan lalu lintas dengan sistem buka tutup jalan.
Selain Jalan Honggowongso, DPU Kota Semarang juga menyiapkan perbaikan jembatan dan crossing saluran di kawasan Simpang Panjangan, Semarang Barat.
Jalur tersebut diketahui menjadi akses penghubung menuju Kalipancur dan kawasan Simongan yang setiap hari dilalui kendaraan berat, termasuk truk galian C.
“Tim sudah melakukan pembersihan dan pekan depan akan dilakukan penanganan dengan pergantian crossing saluran,” jelasnya.
Suwarto menambahkan, proses perbaikan dilakukan bertahap karena lokasi berada di jalur padat lalu lintas serta memiliki aliran sungai cukup besar di bawah jembatan.
“Pekan depan kita mulai perbaiki. Ini salah satu jalan yang cukup krodit, sehingga nantinya akan diterapkan sistem buka tutup saat pengerjaan berlangsung,” pungkasnya. (Adv)


