Diponegoro, Jadi Nama Jalan dan Jembatan Hasil TMMD di Wonogiri

WONOGIRI (Ampuh.id) – Jalan dan jembatan yang dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa, Kamis (21/8/25), resmi diberi nama Diponegoro. Lokasinya di Des Boto, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri.

Prasarana dan sarana infrastruktur jalan dan jembatan tersebut, menjadi penghubung antardusun. Bermanfaat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mampu membuka isolasi hubungan darat masyarakat. Utamanya memudahkan akses ke pusat pemerintahan, pelayanan kesehatan, tempat pendidikan dan ke perniagaan.

Program TMMD Tahap III Kodim 0728 Wonogiri didanai dengan anggaran sebesar Rp 844.000.000,- Berasal dari bantuan APBD Provinsi Jateng Rp 169 juta, dan dari APBD Kabupaten Wonogiri Rp 675 juta. Mampu mewujudkan pembangunan jembatan dengan panjang 5,80 Meter (M) dengan lebar 5 M dan tinggi 4,5 M.

Berikut pembangunan jalan dengan permukaan beton rabat sepanjang 955 M, pembangunan gorong-gorong dan talud sebanyak tiga titik, gorong-gorong terjunan satu titik, pembangunan talud di empat titik dan talud sayap kanan kiri jembatan.

Penerangan Kodim (Pendim) 0728 Wonogiri, Pelda Indra, mengabarkan, program TMMD Tahap III di Desa Boto tersebut, dilaksanakan selama 30 hari, dan resmi ditutup Kamis (21/8/25).

Upacara penutupannya digelar di Lapangan Desa Boto, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri. Ditandai dengan pemotongan pita serta penandatanganan prasasti oleh Dandim 0728/Wonogiri Letkol (Inf) Edi Ristriyono. Yakni prasasti di batu besar dengan lambang Kodam IV/Diponegoro.

Ikut hadir mendampingi Dandim, Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo, Bupati yang diwakili Asisten Sekda Teguh Setiyono bersama Pimpinan Perangkat Daerah terkait, jajaran Forkompimda. Juga hadir Camat Jatiroto, Miran, bersama Forkompimcam setempat, para Perangkat Desa dan Kelurahan di Jatiroto serta warga masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin. Disebutkan, program TMMD Reguler Ke-125 Tahun 2025 ini, mengusung Tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”.

TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI-Rakyat bersama Pemerintah Daerah, bertujuan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan yang inklusif di seluruh wilayah Indonesia. Khususnya daerah tertinggal, miskin, terisolasi, terpencil, daerah perbatasan dan daerah kumuh perkotaan, serta daerah yang terkena dampak akibat bencana alam. Itu dilakukan dalam rangka menciptakan ketahanan nasional yang tangguh. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *