Gangguan di Bumiayu Picu Lonjakan Lalu Lintas KA Jalur Utara, KAI Perketat Pengamanan Perlintasan

SEMARANG (Ampuh.id) – Dampak rintang jalan (Rinja) di emplasemen Stasiun Bumiayu, wilayah Daop 5 Purwokerto, tidak hanya mengubah pola operasi kereta api lintas selatan, tetapi juga memicu lonjakan frekuensi perjalanan KA di jalur utara Jawa. Kondisi ini mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di titik-titik perlintasan sebidang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan peningkatan intensitas perjalanan kereta di jalur utara menjadi perhatian utama demi menjaga keselamatan perjalanan, baik bagi penumpang maupun pengguna jalan.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang. Dengan adanya penambahan frekuensi perjalanan KA di jalur utara, masyarakat diharapkan untuk selalu disiplin, mematuhi rambu-rambu, serta mendahulukan perjalanan kereta api,” ujar Luqman.

Pengalihan rute ini dilakukan sebagai respons atas gangguan operasional di lintas selatan, di mana sejumlah perjalanan KA harus dialihkan memutar melalui jalur utara, seperti lintas Cirebon – Tegal – Semarang Tawang – Brumbung – Gundih – Solo dan sebaliknya.

Sejumlah kereta api jarak jauh terdampak perubahan pola operasi tersebut, antara lain KA Taksaka, Bima, Gajayana, Argo Dwipangga, hingga Jayakarta dan Bangunkarta. Selain itu, KA tambahan relasi Gambir – Surabaya juga turut dialihkan guna menjaga kesinambungan layanan.

Di tengah perubahan tersebut, KAI Daop 4 memastikan koordinasi internal terus diperkuat untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan di lapangan.

“KAI Daop 4 Semarang telah melakukan pemberitahuan secara intensif kepada seluruh jajaran operasional di stasiun, petugas pengatur perjalanan kereta api, serta penjaga perlintasan sebidang terkait adanya perubahan pola operasi perjalanan KA yang memutar melalui jalur utara,” jelasnya.

Meski terjadi perubahan rute pada sejumlah perjalanan, KAI memastikan bahwa jadwal keberangkatan kereta dari wilayah Daop 4 Semarang tetap berjalan normal tanpa perubahan.

“Dengan kondisi saat ini per Senin (6/4/2026) pukul 16.30 WIB, sejumlah perjalanan kereta api pada lintas selatan akan memutar melalui jalur utara Jawa. Namun demikian, untuk KA keberangkatan dari wilayah Daop 4 Semarang tidak mengalami perubahan jadwal keberangkatan,” tambah Luqman.

KAI Daop 4 Semarang juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang timbul, sembari terus mengupayakan percepatan pemulihan operasional.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan dan terus berupaya agar operasional perjalanan KA dapat kembali normal secepatnya,” tutupnya. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *