Dr Drs H Kukuh Sudarmanto BA SSos SH MM 0MH dan istri menyerahkan 10 kambing Qurban kepada Takmir Mesjid USM (NP)
Dr Drs H Kukuh Sudarmanto BA SSos SH MM 0MH dan istri menyerahkan 10 kambing Qurban kepada Takmir Mesjid USM(NP)

Awalnya Diledek, Akhirnya Haji Kukuh Bisa Qurban 10 Kambing

SEMARANG (Ampuh.id) – Memahami agama yang diyakininya, seharusnya pemahaman secara hakiki dan komprehensif, baik yang bisa dinalar dan logika maupun yang hanya dapat dipahami secara keyakinan yang tulus dalam hati sanubari.

Prinsip itu yang dipegang Haji Kukuh Sudarmanto dalam mengamalkan agama yang dianutnya secara tuntas.

selain itu juga berusaha mengamini perintah dan larangan yang menjadi pedoman dalam kehidupan sehari hari.

Ketika Idul Adha tiba, Haji Kukuh Sudarmanto selalu Qurban sepuluh kambing untuk keluarga, kedua orang tua istri dan suami juga saudara. Beberapa tahun terakhir ini hewan qurban Haji Kukuh diserahkan ke Panitia Qurban Mesjid USM.

Haji Kukuh meyakini di mana dia bekerja dan mendapatkan gaji, maka di situlah hewan qurban diserahkan ke panitia qurban, tentu di kampung tempat tinggal juga diperhatikan.

”Strategi yang dilaksanakan untuk bisa berqurban 10 kambing adalah dengan membagi uang hasil bekerja di amplop-amplop yang telah disiapkan, 10 persen untuk sedekah, 20 persen untuk beli hewan qurban, dan seterusnya, termasuk untuk biaya rumah tangga, pendidikan, kesehatan, dan rekreasi/silaturahmi,” kata Kukuh yang juga sebagai Kaprodi Magister Hukum USM.

Hewan qurban haji kukuh tidak serta merta langsung 10 kambing, akan tetapi sewaktu awal berumah tangga dimulai 1 kambing, dan kambing kecil, sehingga tetangga ada yang meledek itu kambing atau kucing. Ternyata yang meledek tersebut tidak melaksanakan qurban, sampai sekarang. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *