Bupati Karanganyar Apresiasi Program Balik Gratis Polres, Ratusan Perantau Kembali dengan Aman dan Nyaman
KARANGANYAR (Ampuh.id) – Bupati Karanganyar Rober Christanto melepas keberangkatan ratusan perantau, dalam program balik gratis menuju Jakarta, dari halaman Mapolres Karanganyar, Kamis (26/3/2026).
Program itu menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah dan aparat keamanan dalam mendukung kelancaran arus balik Lebaran, sekaligus memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman.
“Kami mendoakan seluruh peserta balik gratis ini dapat sampai di tujuan dengan selamat tanpa halangan. Semoga perjalanan berjalan lancar dan penuh keberkahan,” ujar Rober.
Bupati juga mengapresiasi Kapolres Karanganyar beserta jajaran, atas inisiatif penyelenggaraan program tersebut. Dia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan, menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
“Terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Karanganyar dan seluruh jajaran, yang telah bekerja optimal sehingga arus mudik dan balik tahun ini berjalan lancar,” imbuhnya.
Program balik gratis ini tidak hanya memberikan kemudahan akses transportasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat ikatan emosional antara perantau dan kampung halaman. Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, perwakilan Paguyuban Keluarga Besar Karanganyar di Jakarta, Sudirman Dirjo Dipuro, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemkab Karanganyar, Polres Karanganyar, serta seluruh pihak terkait. Sebanyak kurang lebih 200 orang peserta mengikuti program itu, terdiri dari perantau asal Karanganyar yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya, untuk melanjutkan aktivitas pekerjaan.
“Program ini sangat membantu dan meringankan kami. Terima kasih atas perhatian dan dukungan dari semua pihak,” ungkapnya.
Sudirman juga memohon doa restu, agar seluruh peserta dapat menempuh perjalanan dengan lancar dan selamat, serta menegaskan komitmen para perantau untuk tetap menjaga hubungan dengan daerah asal. (*)


