BPBD Demak Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Terdampak Kekeringan
DEMAK (Ampuh.id) – BPBD Kabupaten Demak mencatat saat ini ada satu desa yang mengajukan permintaan droping air bersih karena warganya mulai kesulitan mendapatkan sumber air bersih di musim kemarau seperti sekarang ini.
“Desa yang mengajukan bantuan air bersih yakni Desa Krajanbogo di Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak Agus Sukiyono di Demak, Kamis (4/9/2025).
Untuk memenuhi kebutuhan warga Desa Krajanbogo pihaknya mengirimkan truk tangki berkapasitas 5.000 liter, Senin (1/9/2025).
Ia berharap desa yang sekiranya berpotensi mengalami kesulitan air bersih bisa mengupayakan ketersediaan bak penampung air sementara sehingga ketika ada droping air bersih bisa digunakan warga sesuai kebutuhan.
BPBD Demak sendiri siap menghadapi dampak musim kemarau dengan didukung tiga unit armada truk tangki.
“Kami juga mengajukan tambahan satu unit truk tangki ke pemerintah pusat, agar pelayanan saat terjadi kekeringan bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Selain tersedia armada truk tangki, BPBD Demak juga siap dengan suplai air bersih memanfaatkan sumber air bersih yang cukup melimpah yang dimiliki.
“Jika ada desa yang membutuhkan air bersih dan memiliki armada truk tangki air sendiri, dipersilakan mengambil di kantor BPBD Demak karena disediakan untuk masyarakat,” ujarnya.
Selain Kecamatan Bonang, dampak musim kemarau juga bisa terjadi di kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Wedung, Karangtengah, Sayung, dan Mranggen.
Beberapa desa yang sebelumnya sering mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau, juga membangun sumur untuk dialirkan ke warganya melalui jaringan perpipaan melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). (*)


