Sepakat Koalisi, Golkar-PKS Amankan Tiket Pilwakot Semarang 2024

SEMARANG (Ampuh.id) – Meski pelaksanaan pilkada serentak baru akan dilakukan pada September 2024 mendatang, parpol sudah mulai melakukan komunikasi politik. Salah satunya adalah komunikasi politik antara Partai Golkar dan PKS yang akhirnya membawa kesepakatan keduanya untuk koalisi di Pilkada atau Pilwakot Semarang 2024. Golkar dan PKS resmi koalisi dengan ditandai pertemuan keduanya di Kantor DPD Partai Golkar Kota Semarang di Jalan Veteran, Selasa (7/5/ 2024) malam.

Koalisi Golkar dengan PKS yang sudah sepakat tersebut menandai bahwa keduanya sebagai partai yang pertama kali dalam mengamankan tiket Pilwakot Semarang 2024.

“Dalam pembahasan pertemuan ini adalah kesepakatan bersama untuk fokus pada perebutan tiket Pilwakot Semarang,” kata Ketua DPD Partai Golkar Erry Sadewo.

Menurutnya, tiket Pilwakot yang dimaksud adalah bisa mengusung calon walikota dan wakil walikota dari koalisi. Hanya adanya koalisi ini menjadi salah satu terpenuhinya syarat dalam mengusung calon walikota dan wakil walikota sendiri di Pilkada 2024.

“Gabungan keduanya di kursi parlemen DPRD Kota Semarang telah mengumpulkan 10 kursi. Atau sesuai dengan ketentuan 20 persen parlemen threshold 20 persen dari 50 kursi di parlemen. Koalisi kami sudah resmi, dan sudah ada 10 kursi,” katanya.

Meski demikian, lanjut Ery, koalisi dengan PKS memiliki visi dan tujuan yang sama dalam membangun Kota Semarang ke arah yang lebih baik.

“Golkar dan PKS ini selalu sinergi menyejahterakan kota Semarang,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Kota Semarang Suharsono menyambut baik keputusan koalsi dengan Golkar. Oleh karena itu, pihaknya memastikan koalisi ini adalah yang pertama kalinya bisa mengusung calon sendiri pada Pilwakot Semarang 2024.

Disebutkan, meski dalam koalisi yang sudah disepakati hingga kini terbuka dengan partai lain untuk bergabung dengan koalisi ini.

“Jika besok dibuka pendaftaran, kita juga bisa karena sudah bisa dapat tiket, tapi kita juga masih terbuka dengan partai lain untuk koalisi,” katanya.

Terkait kapan jadwal dibuka pendaftaran calon walikota dan wakil walikota, Suharso menyatakan secepat mungkin untuk dilakukan penjaringan.

“Pendaftaran akan dilakukan secara terbuka di partai koalisi tidak di tempat masing-masing. Soal pendaftaran kita akan membuka secara terbuka yang menjadi satu, bukan masing-masing. Kita masih godog untuk pendaftaran, sehingga perlu tim teknis serta syarat dan kriteria,”ungkapnya. (man)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *