CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), default quality

Mudik Gratis, Pekalongan Siapkan Kuota untuk 50 Perantau

PEKALONGAN (Ampuh.id) – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyediakan kuota mudik gratis bagi 50 orang. Mereka akan diberangkatkan dari kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, 16 Maret mendatang.

Kepala Dishub Kota Pekalongan, M Restu Hidayat, menyampaikan, program ini dikhususkan bagi warga Kota Pekalongan yang bekerja di Jakarta.

“Kami menyiapkan satu bus dengan kapasitas 50 orang. Khusus untuk warga Kota Pekalongan, dibuktikan dengan KTP (Kota Pekalongan),” ujar Restu saat ditemui di Kantor Setda Kota Pekalongan, Selasa (24/2/2026).

Ia menjelaskan, pada 15 Maret 2026 bus akan diberangkatkan dari Kota Pekalongan menuju Jakarta untuk menjemput peserta. Selanjutnya, pada 16 Maret 2026, bus akan membawa para pemudik kembali ke Kota Pekalongan dari titik kumpul di TMII.

Menurutnya, keputusan hanya menyediakan satu armada merupakan hasil evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya. Saat dua bus disiapkan, sebagian peserta justru berasal dari luar daerah sehingga kuota untuk warga Kota Pekalongan menjadi tidak optimal.

“Sekarang kita lakukan efisiensi dan pengetatan persyaratan. Program ini benar-benar khusus untuk warga Kota Pekalongan saja,” tegasnya.

Program mudik gratis ini merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sementara Pemerintah Kota Pekalongan menyiapkan armada untuk kuota daerah. Pendaftaran telah dibuka dan dilakukan secara daring agar memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan tersebut. Saat ini pendaftaran telah ditutup karena jatah kuota telah penuh.

“Adapun pendaftaran dibuka daring melalui aplikasi JNN atau website pedamateng.penghubung.jatengprov.go.id, mulai 12 Februari (bus) dan 18 Februari (kereta) 2026 pukul 09.00 WIB,” jelasnya.

Ditambahkan, selain menyiapkan armada mudik, Dishub Kota Pekalongan juga memperkuat aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas selama periode Lebaran. Meski arus utama kendaraan banyak terdistribusi melalui jalan tol, antisipasi tetap dilakukan terhadap kendaraan yang masuk dan keluar wilayah Kota Pekalongan.

Ia membeberkan langkah-langkah yang ditempuh, antara lain penambahan penerangan jalan umum (PJU) di jalur Pantura dan Jalan Dr Sutomo, memastikan Jalan Jenderal Sudirman dalam kondisi terang, perbaikan ruas jalan berlubang, pembenahan marka jalan, serta layanan respons cepat perbaikan lampu.

“Kami siap melakukan perbaikan 24 jam apabila ada lampu mati atau kerusakan lainnya,” tambah Restu.

Dishub juga menyiapkan rambu-rambu lalu lintas, termasuk rambu portable serta mendirikan posko di sejumlah titik rawan kemacetan, seperti kawasan Alun-alun Kota, depan Plaza Matahari Kota Pekalongan, dan Jalan Urip Sumoharjo.

“Kami fokus di lokasi yang sering terjadi kepadatan agar arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman selama Lebaran,” tegasnya.

Dengan berbagai persiapan tersebut, pihaknya berharap pelaksanaan mudik dan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan tertib, lancar, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *