Komunitas Bocah Ngulik USM Beri Edukasi Kreatif Anak di CFD Semarang

SEMARANG (Ampuh.id) – Komunitas Bocah Ngulik Universitas Semarang (USM) memberikan edukasi kreatif bagi anak usia dini pada kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Taman Indonesia Kaya Semarang, Minggu (30/11/2025).

Ketua Komunitas Bocah Ngulik USM, Devica Ramadhani mengatakan, kegiatan yang melibatkan 25 anak itu bertujuan memberikan pengalaman belajar berbasis permainan dan eksperimen sederhana di ruang publik.

Lima kegiatan disiapkan untuk mengembangkan kreativitas, motorik halus, serta kemampuan eksplorasi anak.

Kegiatan tersebut meliputi Papan Ungkapan, Mainan Clay di Kardus, Menempel Biji-bijian di Sketsa, Menempel Wajah, dan Frame untuk Berfoto Bersama Keluarga.

”Setiap kegiatan didampingi fasilitator dari Komunitas Bocah Ngulik sehingga anak dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan terarah,” katanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang agar masyarakat dapat melihat contoh pembelajaran edukatif yang mudah diterapkan dan dapat dilakukan di lingkungan sekitar.

”CFD dipilih karena menjadi ruang publik yang ramai dan inklusif. Anak-anak bisa bermain sekaligus belajar tanpa batasan akses,” ujarnya.

Dia menambahkan, kegiatan edukatif ini menjadi bagian dari upaya Komunitas Bocah Ngulik untuk memperkenalkan pembelajaran kreatif yang dapat dilakukan dengan alat sederhana namun memiliki nilai edukatif tinggi.

Selain itu, kegiatan itu juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam memperkaya aktivitas ramah anak di ruang publik.

Selama kegiatan berlangsung, anak-anak terlihat antusias mencoba berbagai permainan. Orang tua yang mendampingi juga memberikan dukungan positif, terutama pada kegiatan menempel biji-bijian yang dianggap melatih kreativitas anak sejak dini.

Salah satu orang tua peserta, Shinta menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan ini.

”Saya benar-benar bahagia melihat hasil karya sederhana anak saya. Yang membuat saya lebih bahagia lagi adalah bagaimana ia merasa dihargai, didukung, dan diberi kesempatan untuk menunjukkan imajinasinya. Komunitas ini memberi pengalaman yang sangat berarti bagi perkembangan dirinya,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *