Karya Bakti TNI MGR ke-22 di Sragen Ditutup, Masyarakat Diminta Terus Gelorakan Gotong Royong
SRAGEN (Ampuh.id) – Penutupan Karya Bakti TNI Manunggal Guyub Rukun (MGR) ke-22 diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kebersamaan, gotong royong, dan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat, dalam mendukung program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf Kamalita, saat Upacara Penutupan yang digelar di Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Selasa (30/9/2025).
Mengusung tema “Dengan semangat Karya Bakti TNI Manunggal Guyub Rukun mewujudkan Sragen yang Berkemajuan, Sejahtera, dan Merata”, Kamalita menegaskan, TMMD menjadi momentum kebersamaan TNI dan masyarakat, untuk mempercepat pembangunan daerah.
Ia menambahkan, TMMD juga memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan potensi dan sumber daya yang dimiliki, agar dapat berdaya dalam pembangunan diri dan lingkungan secara swakarsa dan swadaya.
“Kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat menunjang program pemerintah daerah, yaitu untuk menggelorakan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan di daerahnya,” ucap Kasdim.
Selama 21 hari pelaksanaan (10–30 September 2025), Karya Bakti MGR ke-22 berhasil menyelesaikan sasaran fisik berupa Pengecoran blok jalan sepanjang 500 m, lebar 3 m, tebal 0,12 , Rehabilitasi 4 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Pembangunan 5 unit jamban sehat
Sasaran nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, Keluarga Berencana (KB), kesehatan (termasuk posyandu, stunting, penyakit tidak menular), pembinaan kamtibmas dan bahaya narkoba, penyuluhan peternakan, perikanan, pertanian, perkebunan, hingga pembinaan rohani.
“Semua sasaran selesai 100%, berkat dukungan TNI, Polri, Pemkab Sragen, dan tentunya partisipasi aktif masyarakat,” pungkasnya.
Di tempat terpisah, Wakil Bupati Sragen, Suroto menyampaikan, pemkab terus berupaya menjalin kerja sama dengan TNI dan Polri, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita harus berani, gotong royong, dan bekerja sama antara Pemda, TNI, Polri, dan masyarakat se-Kabupaten Sragen, untuk mewujudkan pembangunan manusia seutuhnya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sepat, Mulyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya Karya Bakti.
“Kami haturkan terima kasih kepada Bapak Dandim, Bapak Bupati, serta seluruh warga dari berbagai komponen yang telah memberikan bantuan secara langsung maupun tidak langsung,” ucapnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, turut dibagikan 20 paket sembako untuk lansia dan warga prasejahtera di Desa Sepat. (*)


