Ikut Jaga Kondusivitas Wilayah, Kesbangpol Jateng Apresiasi Peran HMI
SEMARANG (Ampuh.id) – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Haerudin menilai Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) memiliki peran dan fungsi strategis untuk membantu pemerintah dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di Jateng.
“Saya apresiasi peran HMI selama ini. Sebagai organisasi kalangan muda Islam, HMI secara nyata mampu ikut menjaga kondusivitas wilayah,” kata Haerudin saat menghadiri Malam puncak Dies Natalis Ke-77 HMI yang digelar Badan Koodinasi (Badko) HMI Jateng – DI Yogyakarta di Metro Park View Hotel Kota Semarang, baru-baru ini.
Haerudin juga mengucapkan selamat Dies Natalies HMI ke-77. Dia mengapresiasi peran aktif HMI sebagai mitra Kesbangpol dalam mewujudkan kondusivitas wilayah serta menyebarkan spirit kebangsaan kepada generasi muda.
“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan bakti HMI Jateng yang telah membersamai Pemprov Jateng bersama sama menjaga kondusivitas dan membersamai kami dalam mendharmabhaktikan dirinya dalam setiap aktivitas kebangsaan,” ujar dia.
Haerudin beharap agar ke depannya sinergi dan kolaborasi antara Kesbangpol dan HMI Jawa Tengah terus berjalan dengan tujuan menciptakan iklim dan suasana Jawa Tengah yang aman, kondusif, dan damai.
“Ke depan diharapkan untuk terus bahu-membahu bersinergi mewujudkan Jawa Tengah yang lebih kondusif, maju, aman dan damai serta bersama-sama untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat Jawa Tengah,” katanya.
Selain itu, Haerudin juga mengucapkan selamat atas diluncurkannya Yayasan Green Black Foundation sebagai wadah pengkaderan yang fokus pada pembangunan tata kelola organisasi berbasis entreprenurship dan digital.
“Selamat atas diluncurkannya Yayasan Green Black Foundation, harapannya bisa membuat organisasi HMI lebih mandiri dan mampu meningkatkan kekritisannya dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, sehingga fungsi check balance dari HMI bisa terwujudkan,” tandasnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Umum Badko HMI Jateng – DI Yogyakarta, Nur Kholis menyatakan komitmen HMI untuk selalu menjaga dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
“Bagi HMI menaati aturan-aturan terkait pelaksanaan demokrasi bukan hanya sekedar komitmen kebangsaan, namun harus dilakukan dengan tetap menjaga ama-amal yang menjurus pada tegaknya persatan dan kesatuan,” katanya.
Dia juga menyinggung soal demokrasi substantif yang dapat dibangun dengan komitmen kolektif untuk senantiasa taat pada konstitusi.
Menurutnya, demokrasi tidak bisa hanya dimaknai dalam proses Pemilu saja. Lebih dari itu, demokrasi merupakan nilai-nilai yang dijadikan sebagai landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Hak rakyat, kepentingan rakyat dijadikan topik utama dalam setiap pengambilan kebijakan. Bukan sebaliknya, rakyat hanya dijadikan objek atas segala keputusan yang dimabil oleh pemrintah,” ungkap Kholis. (*)

